Apa Itu Serverless?
Serverless bukan berarti tidak ada server – server tetap ada, namun developer tidak perlu mengelolanya. Provider cloud (AWS Lambda, Google Cloud Functions, Azure Functions) menangani semua infrastruktur secara otomatis.
Keuntungan Serverless
- Tidak ada server untuk dikelola
- Billing per eksekusi – tidak bayar saat idle
- Auto-scaling otomatis
- Time-to-market lebih cepat
Keterbatasan
- Cold start latency bisa menjadi masalah
- Eksekusi dibatasi durasi (15 menit di AWS Lambda)
- Vendor lock-in
- Debugging dan monitoring lebih kompleks
Use Case Ideal
Event-driven processing, webhook handlers, scheduled jobs, dan backend untuk aplikasi mobile adalah use case sempurna untuk serverless. Aplikasi yang butuh long-running process atau state kompleks kurang cocok.
Kesimpulan
Serverless adalah alat powerful yang bisa memangkas biaya infrastruktur dan mempercepat development jika digunakan pada konteks yang tepat.