Skala yang Sering Diabaikan
Sekitar 1 dari 7 orang di dunia hidup dengan beberapa bentuk disabilitas. Di Indonesia, jumlah penyandang disabilitas juga mencapai jutaan orang. Artinya, produk digital yang tidak accessible berpotensi mengecualikan segmen pengguna yang besar.
Accessibility bukan hanya kebutuhan kelompok tertentu. Produk yang mudah digunakan oleh pengguna dengan berbagai kondisi juga dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna secara umum.
Curb Cut Effect
Fitur yang awalnya dibuat untuk accessibility sering memberikan manfaat bagi semua pengguna. Konsep ini dikenal sebagai Curb Cut Effect.
Contohnya, closed captions membantu pengguna yang berada di lingkungan berisik. High contrast membantu ketika layar digunakan di bawah cahaya terang, sedangkan keyboard navigation dapat mempercepat pekerjaan bagi power users.
Karena itu, accessibility bukan sekadar fitur tambahan, tetapi bagian dari good design.
WCAG: Standar Accessibility
Salah satu standar yang banyak digunakan adalah Web Content Accessibility Guidelines (WCAG).
WCAG menggunakan empat prinsip utama yang dikenal sebagai POUR:
-
Perceivable — informasi dapat dipersepsikan pengguna
-
Operable — interface dapat dioperasikan
-
Understandable — informasi dan interaksi mudah dipahami
-
Robust — kompatibel dengan berbagai teknologi, termasuk assistive technology
Untuk banyak produk digital, Level AA menjadi target accessibility yang umum digunakan.
Quick Wins Accessibility
Beberapa perbaikan sederhana dapat memberikan dampak besar, seperti:
-
Gunakan alt text yang deskriptif pada gambar
-
Pastikan kontras warna teks mencukupi
-
Pastikan seluruh interaksi dapat dilakukan menggunakan keyboard
-
Hubungkan form label dengan input yang sesuai
-
Gunakan error message yang jelas dan actionable
-
Sediakan focus state yang mudah terlihat
Perbaikan tersebut sebaiknya diterapkan sejak proses design dan development, bukan setelah produk selesai.
Testing Accessibility
Accessibility perlu diuji secara otomatis maupun manual.
Gunakan Lighthouse dan axe-core untuk menemukan masalah umum. Selain itu, lakukan pengujian menggunakan screen reader seperti NVDA atau VoiceOver serta navigasi keyboard.
User testing dengan penyandang disabilitas juga sangat berharga karena dapat memberikan insight yang mungkin tidak ditemukan oleh automated testing.
Accessibility sebagai Investasi Bisnis
Produk yang accessible dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan usability, dan membantu perusahaan mengurangi risiko terkait accessibility.
Lebih penting lagi, accessibility mendorong tim untuk membangun produk yang lebih sederhana, jelas, dan mudah digunakan oleh berbagai jenis pengguna.
Kesimpulan
Accessibility bukan sekadar compliance, tetapi investasi untuk menciptakan produk yang lebih inklusif dan bernilai bagi bisnis. Dengan menerapkan prinsip WCAG, melakukan testing secara rutin, dan melibatkan pengguna nyata, accessibility dapat menjadi bagian dari kualitas produk sejak awal.